Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?
November 20, 2008, 05:51:55 PM

Login with username, password and session length
Recent
[November 15, 2008, 01:10:15 PM]

[October 30, 2008, 12:54:46 AM]

by Pony
[October 29, 2008, 09:03:51 PM]

[October 21, 2008, 11:51:52 AM]

[October 18, 2008, 01:20:35 AM]
Members
Total Members: 1089
Latest: azjolnerub
Users Online
Users: 0
Guests: 4
Total: 4
Last 5 Shouts:
October 23, 2008, 11:08:37 AM
hai hai
June 24, 2008, 06:49:44 AM
haii
June 17, 2008, 02:38:01 AM
jalan jalan... ko sepii Huh
June 09, 2008, 07:49:46 AM
ramein lagi dooong!!
May 12, 2008, 04:08:36 AM
makin sepi ajah....Sad
    RSS
    Pages: [1]
      Print  
    Author Topic: Laporan dari surabaya.  (Read 296 times)
    syawal
    Moderator
    *****

    Reputation: 0
    Posts: 154


    syawal_khan2005
    « on: August 30, 2007, 05:57:07 AM »
    Quote
    Kamis, 30/08/2007 17:39 WIB
    Enggan Diajak Istirahat, Achmad Tewas Tertimbun Pasir
    Irwan Yulianto - DetikSurabaya

    Situbondo - Kawasan penambangan pasir di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji Panarukan, Situbondo, Jatim, kembali meminta korban. Achmad (30) salah seorang penambang pasir ditemukan tewas tertimbun galian pasir ketika goa penambangan ambruk dan menutupi lubang masuk, Kamis (30/8/2007).

    Jenazah korban baru ditemukan setelah sejumlah warga dan rekan sekerjanya berusaha menguruk kembali reruntuhan tanah dan timbunan pasir di kedalaman gua 2 meter.

    Selain akibat tertimbun pasir, kuat dugaan tewasnya pria beranak dua asal Desa Sumbekolak Kecamatan Panarukan tersebut akibat tergencet bebatuan cadas yang menggantung di mulut goa penambangan pasir.

    Evakuasi korban berlangsung cukup lama, karena pertolongan warga dilakukan dengan cara tradisional. Yakni dengan menggunakan cangkul dan linggis. Ketika berhasil dikeluarkan, di beberapa bagian jenazah korban ditemukan banyak luka parah.

    "Korban mengalami patah tulang pada bagian lehernya. Dahinya juga mengalami retak, akibat tertimpa batu cadas," kata Kacung (34) salah seorang warga yang membantu jalannya evakuasi korban.

    Beberapa rekan korban mengungkapkan, sesaat sebelum kejadian korban sebenarnya sudah diajak untuk beristirahat untuk makan siang. Namun ajakan rekan sekerjanya itu tidak digubris.

    Di mata rekan kerjanya korban memang dikenal sangat giat bekerja dan paling banyak mengumpulkan hasil tambang pasir.

    "Saat itu memang waktunya makan siang dan istirahat untuk sholat dzuhur. Namun saat kami ajak, korban selalu menolak dan berjanji sebentar lagi mau menyusul kami. Kami sangat terperanjat ketika kembali ke penambangan pasir, mulut gua sudah tertutup longsoran," kata Sutaji (27), rekan korban.

    Kondisi kawasan penambangan pasir di Desa Kayuputih, tuturnya, dalam sepekan terakhir memang terlihat agak labil atau mudah longsor. Ini karena turunnya hujan yang cukup lebat dan sebagian genangan air menerpa kawasan penambangan pekan lalu.

    Kapolsek Panji, AKP Didik Rudianto, menyatakan berdasarkan olah TKP, penyebab tewasnya korban murni karena kecelakaan kerja. "Korban tewas murni karena tertimbun tanah dan pasir saat melakukan penambangan di tempat kerjanya," ucapnya. (mar/mar)

    Code:
    http://www.detiksurabaya.com/indexfr.php?url=http://www.detiksurabaya.com/index.php/detailberita.main/y/2007/m/08/d/30/tts/173935/idkanal/475/idnews/823897
    Be Your Self
    killed by design
    Newbie
    *

    Reputation: 0
    Posts: 9


    « Reply #1 on: August 30, 2007, 08:13:34 PM »
    apa neh...
    StopKontaK
    Newbie
    *

    Reputation: 0
    Posts: 42


    « Reply #2 on: August 31, 2007, 05:50:33 PM »
    apa neh...

    Beberapa rekan korban mengungkapkan, sesaat sebelum kejadian korban sebenarnya sudah diajak untuk beristirahat untuk makan siang. Namun ajakan rekan sekerjanya itu tidak digubris.


    "Saat itu memang waktunya makan siang dan istirahat untuk sholat dzuhur. Namun saat kami ajak, korban selalu menolak dan berjanji sebentar lagi mau menyusul kami. Kami sangat terperanjat ketika kembali ke penambangan pasir, mulut gua sudah tertutup longsoran," kata Sutaji (27), rekan korban.

    Maksudnya : " kita memang tidak mengetahui maut itu kapan datangnya, tetapi dengan begitu segala sesuatunya itu haruslah dijalani dengan apa adanya "

    Yang namanya musibah, naas juga tidak dapat dihindari. Smiley

    CMIIW
    i]~~~~~~Aliran Listrik Berbahaya~~~~~~[/i]
    KOPONgROTTEn
    Super Moderator
    *****

    Reputation: 5
    Posts: 85


    kopongrotten
    « Reply #3 on: September 01, 2007, 05:06:59 AM »
    hoo...ituh yah yg kasus penembakan oleh polisi??

    um..knapa ngga di copas aja disini?
    melangkahlah maju..
    Pages: [1]
      Print  
     
    Jump to:  



    Login with username, password and session length